01Apa itu ketahanan luntur warna terhadap pencucian?
Ukuran seberapa banyak warna hilang dari kain dan seberapa banyak menodai kain di sebelahnya setelah satu siklus cuci. Dinilai 1 sampai 5 pada skala abu-abu, 5 berarti tanpa perubahan terlihat. Sebagian besar warna HF dan CXF Dragonperse kembali di angka 5 setelah cuci 60°C.
02Apa itu metode uji ISO 105 C06 untuk ketahanan cuci?
ISO 105-C06 adalah uji pencucian rumah tangga dan komersial. Laboratorium memilih kondisi, misalnya A1S pada 40°C atau C2S pada 60°C, menjalankan spesimen bersama kain multiserat dan bola baja, lalu menilai perubahan warna dan penodaan. Brosur kami melaporkan pencucian dengan AATCC IIA pada 60°C, dan lab pabrik bisa mengulangnya dengan C06.
03Bagaimana cara meningkatkan ketahanan luntur warna?
Tiga pengungkit, urut dari yang paling berpengaruh. Pilih pewarna yang memang dibuat untuk itu: HF dan CXF menahan pencucian 5 pada 60°C, dan CXF tahan termomigrasi saat finishing. Bersihkan pewarna permukaan dengan benar setelah pencelupan. Jaga resep finishing, karena pelembut dan heat setting menarik pewarna lepas ke permukaan.
04Berapa suhu pencelupan poliester?
Sekitar 130°C di mesin jet bertekanan adalah jalur standar. Metode carrier dekat titik didih dipakai bila mesin tanpa tekanan, dan thermosol kontinu berjalan lebih panas dan lebih cepat. Tiap warna mencantumkan rentang pH dan tipe E, SE, atau S.
05Bagaimana tahu kain sudah tahan luntur?
Minta laporan ujinya, bukan janjinya. Laporan harus menyebut metode, suhu, dan nilai untuk perubahan warna maupun penodaan pada katun dan wol. Setiap warna di rangkaian ini punya angka cahaya, sublimasi, pencucian, dan gosok di brosur.