01Apa itu pewarna reaktif?
Pewarna yang membentuk ikatan kovalen dengan serat. Pada katun ia bereaksi dengan gugus hidroksil selulosa dalam suasana alkali, sehingga warna menjadi bagian dari serat, bukan menempel di atasnya. Ikatan itulah sumber ketahanan cucinya.
02Apa saja contoh pewarna reaktif?
Dragonfix mencakup lima keluarga: HF bifungsional seperti Yellow HF-4GL dan Black HF-GSP, rangkaian vinyl sulphone dengan Yellow FG, Red RB, Turq. Blue G dan Black B, pewarna HE untuk exhaust panas, pewarna cap seri P termasuk Black PN, serta grade baru XL, HW, dan H/C.
03Apa kekurangan pewarna reaktif?
Sebagian pewarna terhidrolisis di dalam bak dan tidak pernah sampai ke serat, jadi Anda membayar pewarna yang terbuang ke limbah. Prosesnya butuh garam dan soda abu, ditambah pencucian akhir yang panjang. Reproduksi warna juga bergantung pada rasio larutan dan kontrol suhu. Angka ketahanan tiap seri ada di brosur agar resep bisa disusun berdasarkan data.
04Apa beda pewarna pigmen dan pewarna reaktif?
Pigmen tidak punya afinitas terhadap katun. Ia menempel di permukaan dengan bantuan binder, jadi memudar dan terkikis saat dipakai, dan tampilan usang itu memang kadang diinginkan. Pewarna reaktif mengikat di dalam serat, menjaga pegangan kain, dan menahan ketahanan cuci 4 sampai 5.
05Apa itu pewarna vinyl sulfone?
Pewarna reaktif dengan gugus aktif sulfatoetil sulfon yang berubah menjadi vinyl sulphone dalam alkali lalu bereaksi dengan serat. Mencelup pada suhu sedang, daya tutup dan kerataannya baik. Rangkaian VS Dragonfix mulai dari Yellow FG sampai Black NR, ketahanan cahaya 4 sampai 5-6 dan pencucian 4 sampai 5.