01Apa itu fatty amine?
Amina dengan rantai lemak panjang, C12 sampai C18, dibuat dari lemak dan minyak alami. Ada dodesilamina, kokamina, tallow terhidrogenasi, dan stearilamina dengan kemurnian 95 sampai 98%. Semuanya jadi titik awal surfaktan kationik, reagen flotasi, pelembut, dan antistatik.
02Apa contoh amina yang umum?
Di industri: fatty amine primer seperti dodesilamina dan stearilamina, amina tersier dialkil metil, serta garam amonium kuaterner yang dibuat darinya. Tambahkan monomer DADMAC untuk pengolahan air dan kertas, serta surfaktan glikosida seperti APG untuk produk sehari-hari.
03Senyawa amonium kuaterner dipakai untuk apa?
Pelembut kain, finishing antistatik, perlakuan bentonit untuk migas dan coating, perawatan rambut, serta disinfeksi. D1817 kami, benzil metil dioktadesil amonium klorida, berkadar aktif 74 sampai 78%, dan monomer DADMAC tersedia pada 60 atau 65% untuk pengolahan air dan kertas.
04Apa kekurangan senyawa amonium kuaterner?
Sifatnya kationik, jadi bentrok dengan surfaktan anionik dalam satu formula dan bisa menimbulkan busa atau endapan. Sebagian grade menambah beban limbah dan menghadapi aturan lebih ketat di pasar tertentu. Sebutkan sistem dan pasar Anda ke divisi terkait, mereka akan menunjuk grade yang sesuai.
05Apakah amina beracun bagi manusia?
Fatty amine bersifat basa dan iritatif dalam bentuk konsentrat, karena itu dikirim dalam drum besi galvanis 160 kg dan ditangani dengan perlindungan sesuai lembar data keselamatan. Di hilir, bahan ini menjadi surfaktan dengan dosis rendah. Tiap grade mencantumkan spesifikasi, kemasan, dan kondisi penyimpanannya.